
LENSAINDONESIA.COM: Kepolisian Resor (Polres) Gresik, menyiagakan tiga personil polisi ditiap SPBU untuk mengantisipasi adanya pembelian secara besar-besaran imbas pembatasan solar.
Kepala Bagian Operasional Polres Gresik, Kompol Harnoto mengatakan, penempatan tiga personel juga merupakan upaya antisipasi adanya kepanikan warga imbas isu pembatasan BBM jenis solar dan kenaikan harga.
Baca juga: Distribusi Semen Indonesia terhambat akibat kelangkaan solar dan Adpel Gresik siapkan rekomendasi kelancaran solar
“Kita menyiagakan petugas itu setelah rapat koordinasi dengan PT Pertamina Region V Surabaya di Aula Mapolres Gresik tadi siang, tujuannya untuk mencegah “punic buying” warga imbas pembatasan BBM jenis solar dan kenaikan harga,” katanya, kamarin.
Penempatan petugas, juga sebagai langkah preventif sekaligus pengawasan dan sosialisasi ke masyarakat, agar tidak terjadi kepanikan yang dapat dimanfaatkan oknum dengan melakukan penimbunan BBM.
“Kita sudah berkomitmen dengan Pertamina dan pemilik SPBU agar jangan melayani dulu pembelian dengan skala besar, untuk mengantisiapasi adanya penimbun BBM,” ucapnya.
Pihaknya juga akan melakukan pengecekan secara berkala dengan melihat laporan suplai BBM dari Pertamina ke berbagai SPBU di Gresik, tujuannya untuk membandingkan fakta di lapangan.@ridwan_licom/ant
%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D49742761.5c3becc327685985cdf3d7d0bbc7afc8%3B)

%7Cutmcsr%3D(direct)%7Cutmcmd%3D(none)%3B%2B__utmv%3D83300985.5c3becc327685985cdf3d7d0bbc7afc8%3B)